Kamis, 18 Oktober 2012

Tidak Perlu Judul

Tak akan pernah ada yang tahu ketika ranting-ranting hatiku terasa ngilu, setiap dahan di pohonku tak kuasa menahan angin yang menerpa, dan pada akhirnya aku hanyalah daun kering berserakan yang tak bertuan. Rasanya aku sudah lelah menyembunyikan semua kekalutan hatiku dalam keceriaan jiwaku. Bak seorang motivator ulung yang dengan tegas dan lantangnya menyemangati serta menasehati orang lain yang sedang kalut dengan masalah yang mereka hadapi. Siapa yang tahu bagaimana perasaan dan pikiranku? aku rasa tak ada seorangpun yang mengetahuinya dengan pasti bahkan diriku sendiri sekalipun. Dia, mereka yang mengaku menyayangiku, mengenalku dengan baik "katanya", bahkan tidak tahu apa yang aku rasakan. Cukup Tuhanku yang tahu apa sebenarnya yang terjadi, yang aku alami. Cukup Dia maha dari segala maha. Dia yang menguasai kehidupan dan kematianku, serta kehidupan setelah kematianku. God, yang ku pinta hanyalah satu "kekuatan", ya hanya itu, baik untuk bertahan atau kekuatan untuk tetap berjalan.